Pengertian
Konflik
Konflik berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling
memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial
antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak
berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak
berdaya.
Jenis – Jenis Konflik
Konflik
dalam individu: terjadi
jika seseorang harus memilih tujuan yang saling bertentangan, atau karena tuntutan
tugas yang melebihi batas kemampuannya.
Konflik
antar individu: terjadi
karena perbedaan kepribadian antara individu yang satu dengan individu yang
lain.
Konflik
antara individu dan kelompok: terjadi
jika individu gagal menyesuaikan diri dengan norma - norma kelompok tempat ia
bekerja.
Konflik antar kelompok
dalam organisasi yang sama:
terjadi karena masing - masing kelompok memiliki tujuan yang berbeda dan
masing-masing berupaya untuk mencapainya.
Konflik
antar organisasi: terjadi
jika tindakan yang dilakukan oleh organisasi menimbulkan dampak negatif bagi
organisasi lainnya. Misalnya, dalam perebutan sumber daya yang sama.
Konflik
antar individu dalam organisasi yang berbeda: terjadi sebagai akibat sikap atau perilaku dari anggota
suatu organisasi yang berdampak negatif bagi anggota organisasi yang lain.
Sumber Konflik
Sumber
konflik, terdiri dari tiga ketegori, yaitu: komunikasi, struktur, dan variabel
pribadi.
· Komunikasi
yang buruk, dalam arti komunikasi yang menimbulkan kesalah - pahaman antara
pihak-pihak yang terlibat.
· Struktur
dalam artian yang mencakup: ukuran (kelompok), derajat spesialisasi yang
diberikan kepada anggota kelompok, kejelasan jurisdiksi (wilayah kerja),
kecocokan antara tujuan anggota dengan tujuan kelompok.
· Variabel
Pribadi. Sumber konflik lainnya yang potensial adalah faktor pribadi, yang
meliputi: sistem nilai yang dimiliki tiap-tiap individu, karakteristik
kepribadian yang menyebabkan individu memiliki keunikan (idiosyncrasies) dan
berbeda dengan individu yang lain.
Strategi Penyelesaian Konflik
Ø
Menghindari
konfik dapat dilakukan jika isu atau masalah yg memicu konflik tidak terlalu
penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang
ditimbulkannya.
Ø Memberi kesempatan pada orang lain
untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut
penting bagi orang lain.
Ø Masing-masing memberikan dan
menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta
meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.
Ø Pemecahan sama-sama menang dimana
individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.
Pengertian Motivasi
Motivasi adalah proses yang
menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk
mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah
intensitas, arah, dan ketekunan.
Teori Motivasi Menurut Ahli
1. Abraham Maslow
Bahwa dalam setiap diri manusia
terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus,
seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari
bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan,
penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan
eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang,
dan pemenuhan diri sendiri).
2.
Douglas
Mc Gregor
Douglas McGregor menemukan teori X dan
teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para
karyawan. Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai
sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa
mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan
asumsi-asumsi tersebut.
Pengertian Proses Mempengaruhi &
Pengambilan Keputusan
Proses
Mempengaruhi, adalah
suatu kegiatan untuk mempengaruhi individu ataupun kelompok baik maupun tidak
baik yang mengakibatkan terjadinya perubahan sikap, perilaku serta kebiasaan
terhadap indvidu maupun kelompok tersebut.
Proses
Pengambilan Keputusan,
adalah pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan
diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan
maupun pemecahan masalah.
Perbedaan Antara Pengaruh, Kekuasaan,
dan Wewenang.
Perbedaan yang dapat dilihat
berdasarkan pengertian atau definisi dari pengaruh, kekuasaan, dan wewenang.
Ø Wewenang adalah kekuasaan yang sah untuk melaksanakan peranan sesuai dengan jabatan untuk mewujudkan harapan-harapan selaras dengan lingkungannya.
Ø Kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang diinginkan.
Ø
Pengaruh
merupakan faktor yang mendorong untuk melakukan sesuatu. Faktor itu bisa datang
dari dalam diri termasuk di dalamnya faktor emosi, perasaan (afeksi), cara
berfikir (rasio), atau juga berasal dari luar diri kita seperti lingkungan, budaya.
Nama : Fariz Fahrizal
NPM : 13113262
Kelas : 2KA03
Mata
Kuliah : Teori Organisasi
Umum 1
Dosen : Elvia Fardiana
Terima Kasih Kepada Sumber:
http://yanniyanoll.wordpress.com/2013/11/23/perbedaan-wewenang-kekuasaan-pengaruh-dan-teknik-teknik- pengambilan-keputusan-dan-proses-pengambilan-keputusan/
No comments:
Post a Comment