Wednesday, January 21, 2015

Contoh Penyelesaian Masalah


Jawab:

1. Saya setuju dengan tindakan tersebut. Dengan syarat memang bekerja demi meningkatkan kualitas, bukan mementingkan suatu kelompok atau pribadi. Karena seorang manajer harus memberikan yang terbaik terhadap analisa akhir yang akan dijadikan suatu solusi yang akurat untuk memecahkan suatu masalah, ataupun mendukung kegiatan sebaik-baiknya. Dengan mengimplementasikan pikiran dari oposisi menjadikan referensi tambahan atau juga buah pikir bagi sang manajer untuk menentukan keputusan akurat, berdasarkan hasil pikiran yang kritis.


2. Untuk kesuksesan yang diraih dapat sempurna yang didapat dari hasil analisa dan keputusan yang tepat, jika semua komponen pendukung perubahan dapat bekerja sesuai yang telah direncanakan dan memang bertujuan untuk meningkatkan kualitas, bukan mementingkan kepentingan golongan ataupun pribadi.

Nama            : Fariz Fahrizal
NPM             : 13113262
Kelas           : 2KA03
Mata Kuliah     : Teori Organisasi Umum 1
Dosen           : Elvia Fardiana


Tuesday, January 6, 2015

Eloknya Parawisata Indonesia

Eloknya Parawisata Indonesia


This Image Taken by Fariz Fahrizal "Intuition & Harmony"

Indonesia, Negeri yang kaya akan alam yang indah dengan panorama yang menakjubkan. Sektor ini bisa menguntungkan bagi Negeri kita ini yaitu sektor parawisata. Semakin banyak masyarakat yang ingin sekali mengenali dan melihat kecantikan alam Indonesia. Dengan dukungan Pemerintah, parawisata Indonesia bisa terus meningkat pesat. 
Tetapi hal ini pun perlu dukungan dari masyarakat Indonesia sendiri. Seperti menjaga kebersihan di sekitar daerah parawisata dan mentaati tata tertib yang sudah diatur. Kesadaran diri, itulah kunci utama demi menjaga kelestarian alam Indonesia ini. Masih banyak alam Indonesia yang belum terjamah sepenuhnya, jika bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin, akan mendapatkan hasil positif. Kolaborasi Pemerintah dengan rakyat sangatlah penting, oleh karena itu mari sukseskan Parawisata Indonesia dengan memberikan kontribusi positif. Bangga Indonesiaku!

Pengertian Konflik, Motivasi, Proses Mempengaruhi

Pengertian Konflik

Konflik berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Jenis – Jenis Konflik

Konflik dalam individu: terjadi jika seseorang harus memilih tujuan yang saling bertentangan, atau karena tuntutan tugas yang melebihi batas kemampuannya.

Konflik antar individu: terjadi karena perbedaan kepribadian antara individu yang satu dengan individu yang lain.

Konflik antara individu dan kelompok: terjadi jika individu gagal menyesuaikan diri dengan norma - norma kelompok tempat ia bekerja.

Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama: terjadi karena masing - masing kelompok memiliki tujuan yang berbeda dan masing-masing berupaya untuk mencapainya.

Konflik antar organisasi: terjadi jika tindakan yang dilakukan oleh organisasi menimbulkan dampak negatif bagi organisasi lainnya. Misalnya, dalam perebutan sumber daya yang sama.

Konflik antar individu dalam organisasi yang berbeda: terjadi sebagai akibat sikap atau perilaku dari anggota suatu organisasi yang berdampak negatif bagi anggota organisasi yang lain.

Sumber Konflik

Sumber konflik, terdiri dari tiga ketegori, yaitu: komunikasi, struktur, dan variabel pribadi.

·     Komunikasi yang buruk, dalam arti komunikasi yang menimbulkan kesalah - pahaman antara pihak-pihak yang terlibat.

·    Struktur dalam artian yang mencakup: ukuran (kelompok), derajat spesialisasi yang diberikan kepada anggota kelompok, kejelasan jurisdiksi (wilayah kerja), kecocokan antara tujuan anggota dengan tujuan kelompok.

·   Variabel Pribadi. Sumber konflik lainnya yang potensial adalah faktor pribadi, yang meliputi: sistem nilai yang dimiliki tiap-tiap individu, karakteristik kepribadian yang menyebabkan individu memiliki keunikan (idiosyncrasies) dan berbeda dengan individu yang lain.

Strategi Penyelesaian Konflik

Ø  Menghindari konfik dapat dilakukan jika isu atau masalah yg memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang ditimbulkannya.

Ø  Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain.

Ø  Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

Ø  Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.

Pengertian Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah intensitas, arah, dan ketekunan.

Teori Motivasi Menurut Ahli

1.    Abraham Maslow

Bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).

2.    Douglas Mc Gregor

Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan.  Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Pengertian Proses Mempengaruhi & Pengambilan Keputusan

Proses Mempengaruhi, adalah suatu kegiatan untuk mempengaruhi individu ataupun kelompok baik maupun tidak baik yang mengakibatkan terjadinya perubahan sikap, perilaku serta kebiasaan terhadap indvidu maupun kelompok tersebut.

Proses Pengambilan Keputusan, adalah pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah.

Perbedaan Antara Pengaruh, Kekuasaan, dan Wewenang.

Perbedaan yang dapat dilihat berdasarkan pengertian atau definisi dari pengaruh, kekuasaan, dan wewenang.

Ø  Wewenang adalah kekuasaan yang sah untuk melaksanakan peranan sesuai dengan jabatan untuk mewujudkan harapan-harapan selaras dengan lingkungannya.

Ø  Kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang diinginkan.

Ø  Pengaruh merupakan faktor yang mendorong untuk melakukan sesuatu. Faktor itu bisa datang dari dalam diri termasuk di dalamnya faktor emosi, perasaan (afeksi), cara berfikir (rasio), atau juga berasal dari luar diri kita seperti lingkungan, budaya.

Nama            : Fariz Fahrizal
NPM             : 13113262
Kelas           : 2KA03
Mata Kuliah     : Teori Organisasi Umum 1
Dosen           : Elvia Fardiana



Terima Kasih Kepada Sumber:
http://yanniyanoll.wordpress.com/2013/11/23/perbedaan-wewenang-kekuasaan-pengaruh-dan-teknik-teknik-   pengambilan-keputusan-dan-proses-pengambilan-keputusan/