Tuesday, January 6, 2015

Pengertian Konflik, Motivasi, Proses Mempengaruhi

Pengertian Konflik

Konflik berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Jenis – Jenis Konflik

Konflik dalam individu: terjadi jika seseorang harus memilih tujuan yang saling bertentangan, atau karena tuntutan tugas yang melebihi batas kemampuannya.

Konflik antar individu: terjadi karena perbedaan kepribadian antara individu yang satu dengan individu yang lain.

Konflik antara individu dan kelompok: terjadi jika individu gagal menyesuaikan diri dengan norma - norma kelompok tempat ia bekerja.

Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama: terjadi karena masing - masing kelompok memiliki tujuan yang berbeda dan masing-masing berupaya untuk mencapainya.

Konflik antar organisasi: terjadi jika tindakan yang dilakukan oleh organisasi menimbulkan dampak negatif bagi organisasi lainnya. Misalnya, dalam perebutan sumber daya yang sama.

Konflik antar individu dalam organisasi yang berbeda: terjadi sebagai akibat sikap atau perilaku dari anggota suatu organisasi yang berdampak negatif bagi anggota organisasi yang lain.

Sumber Konflik

Sumber konflik, terdiri dari tiga ketegori, yaitu: komunikasi, struktur, dan variabel pribadi.

·     Komunikasi yang buruk, dalam arti komunikasi yang menimbulkan kesalah - pahaman antara pihak-pihak yang terlibat.

·    Struktur dalam artian yang mencakup: ukuran (kelompok), derajat spesialisasi yang diberikan kepada anggota kelompok, kejelasan jurisdiksi (wilayah kerja), kecocokan antara tujuan anggota dengan tujuan kelompok.

·   Variabel Pribadi. Sumber konflik lainnya yang potensial adalah faktor pribadi, yang meliputi: sistem nilai yang dimiliki tiap-tiap individu, karakteristik kepribadian yang menyebabkan individu memiliki keunikan (idiosyncrasies) dan berbeda dengan individu yang lain.

Strategi Penyelesaian Konflik

Ø  Menghindari konfik dapat dilakukan jika isu atau masalah yg memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang ditimbulkannya.

Ø  Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain.

Ø  Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

Ø  Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.

Pengertian Motivasi

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah intensitas, arah, dan ketekunan.

Teori Motivasi Menurut Ahli

1.    Abraham Maslow

Bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitu fisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).

2.    Douglas Mc Gregor

Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan.  Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.

Pengertian Proses Mempengaruhi & Pengambilan Keputusan

Proses Mempengaruhi, adalah suatu kegiatan untuk mempengaruhi individu ataupun kelompok baik maupun tidak baik yang mengakibatkan terjadinya perubahan sikap, perilaku serta kebiasaan terhadap indvidu maupun kelompok tersebut.

Proses Pengambilan Keputusan, adalah pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah.

Perbedaan Antara Pengaruh, Kekuasaan, dan Wewenang.

Perbedaan yang dapat dilihat berdasarkan pengertian atau definisi dari pengaruh, kekuasaan, dan wewenang.

Ø  Wewenang adalah kekuasaan yang sah untuk melaksanakan peranan sesuai dengan jabatan untuk mewujudkan harapan-harapan selaras dengan lingkungannya.

Ø  Kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang diinginkan.

Ø  Pengaruh merupakan faktor yang mendorong untuk melakukan sesuatu. Faktor itu bisa datang dari dalam diri termasuk di dalamnya faktor emosi, perasaan (afeksi), cara berfikir (rasio), atau juga berasal dari luar diri kita seperti lingkungan, budaya.

Nama            : Fariz Fahrizal
NPM             : 13113262
Kelas           : 2KA03
Mata Kuliah     : Teori Organisasi Umum 1
Dosen           : Elvia Fardiana



Terima Kasih Kepada Sumber:
http://yanniyanoll.wordpress.com/2013/11/23/perbedaan-wewenang-kekuasaan-pengaruh-dan-teknik-teknik-   pengambilan-keputusan-dan-proses-pengambilan-keputusan/

Thursday, November 20, 2014

Tipe - Tipe Organisasi & Span of Control

Tipe – Tipe Organisasi

1. Tipe Organisasi Garis.
Tipe organisasi garis atau line yaitu bentuk / struktur organisasi yang paling tua dan paling sederhana diciptakan oleh Henry Fayol.
Ciri:
1.      Organisasi masih kecil.
2.      Jumlah karyawan sedikit.
3.      Spesialisasi kerja masih kecil.


Kebaikannya adalah :
1)      Mudah dimengerti dan dilaksanakan
2)      Ada bagian kekuasaan dan tanggung jawab yang jelas
3)      Merupakan jenis organisasi yang stabil
4)      Proses pengambilan keputusan berjalan dengan cepat
5)      Solidaritas karyawan yang tinggi karenan saling mengenal
Kelemahannya adalah :
1)      Seluruh orang terlalu bergantung pada satu orang
2)      Bersifat otokratis dan dapat menjadi diktatoris
3)      Kesempatan karyawan untuk berkembang sangat terbatas
4)      Sulit dilaksanakan dalam suatu organisasi yang besar



Contoh Struktur Organisasi Garis.





2. Tipe Organisasi Fungsional.
Tipe ini diciptakan oleh F.W.Taylor. Dalam tipe ini ada pimpinan yang mempunyai bawahan yang jelas sebab setiap atasan berwenang memberi komando kepada setiap bawahan sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut.
Ciri :
1.      Organisasi kecil.
2.      Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staf ahli.
3.      Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas.
4.      Target yang hendak dicapai jelas dan pasti.
5.      Pengawasan dilakukan secara ketat.



Kebaikannya adalah:
1)      Dapat diperolejh manfaat yang sebesar-besarnya dari para ahli
2)      Ada koordinasi yang baik
3)      Memudahkan dalam pengawasan

Kelemahannya adalah:
1)      Banyak mengeluarkan biaya tambahan
2)      Kekembaran kekuasaan dapat menimbulkan perselisihan / konflik
3)      Pandangan para pekerja yang merasa terlalu banyak atasan.



Contoh Struktur Organisasi Fungsional.




3. Tipe Organisasi Garis & Staf.
Tipe ini merupakan gabungan dari tipe garis dan fungsional, sehingga menyebar struktur orgasnisasi tersebut.
Ciri :
1.      Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung.
2.      Karyawan banyak.
3.      Organisasi besar.
4.      Ada dua kelompok kerja dalam organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi:
a)      Personel lini.
b)      Personel staf.


Kebaikannya adalah:
1) Ada pembagian tugas yang jelas
2) Kerjasama dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas
3) Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin
4) Staffing dilaksanakan sesuai prinsip the right man on the right place
5) Bentuk organisasi ini fleksibel untuk diterapkan
Kelemahannya adalah:
1) Tugas pokok orang-orang sering dinomorduakan
2) Proses decesion makin berliku-liku
3) Jika pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan nepotism spoilsystem patronage
4) Persaingan tidak sehat antara pejabat yang satu dengan pejabat lainnya




Contoh Struktur Organisasi Garis & Staf.
5. Tipe Organisasi Garis & Fungsional.
Organisasi Lini dan Fungsional adalah organisasi yang masing-masing anggota mempunyai wewenang yang sama dan pimpinannya kolektif. Organisasi Komite lebih mengutamakan pimpinan, artinya dalam organisasi ini terdapat pimpinan “kolektif/ presidium/plural executive” dan komite ini bersifat managerial.
Komite dapat juga bersifat formal atau informal,komite-komite itu dapat dibentuk sebagai suatu bagian dari struktur organisasi formal, dengan tugas-tugas dan wewenang yang dibagi-bagi secara khusus.


Ciri:
1.      Tidak tampak adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan.
2.      Spesialisasi secara praktis pada pejabat fungsional.
3.      Pembagian kerja dan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat eselon.
4. Strukutur organisasi tidak begitu kompleks. Biasanya terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara,ketua-ketua seksi, dan para perugas.
5.     Struktur organisasi secara relatif tidak permanea. Organisasi ini hanya dipakai sesuai kebutuhan atau kegiatan.
6.      Tugas pimpinan dilasanakan secara kolektif.
7.      Semua anggota pimpinan mempunyai hak, wewenang dan tanggung jawab yang sama.
8.      Para pelaksana dikelompokkan menurut tugas-tugas tertentu dalam bentuk satgas.







Kebaikannya adalah:
1) Solidaritas & Disiplin Tinggi.
2) Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimum.
3) Pekerjaan-pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan.
4) Keputusan dapat diambil dengan baik dan tepat.
5) Kecil kemungkinan penggunaan kekuasaan secara berlebihan dari pimpinan.
7) Usaha kerjasama bawahan mudah digalang
Kelemahannya adalah:
1) Kurang fleksibel dan tour of duty.
2) Spesialisasi memberikan kejenuhan.
3) Proses pengambilan keputusan agak larnban karena harus dibicarakan terlebih dahulu dengan    anggota organisasi.
4) Kalau terjadi kemacetan kerja, tidak seorang pun yang mau bertanggung jawab melebihi yang lain.


6) Para pelaksana sering bingung, karena perintah datangnya tidak dari satu orang saja.
5) Kreativitas nampaknya sukar dikembangkan, karena perintah pelaksanaan didasarkan pada kolektivitas.





Contoh Struktur Organisasi Garis & fungsional.











Span of Control
Rentang manajemen atau rentang kendali adalah kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif yang sebagian besar tergantung jumlah bawahan yang melapor kepadanya. Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik.

Istilah-istilah lain rentang manajemen: 1. Span of control. 2. Span of authority. 3. Span of attention atau Span of supervision.

”Semakin besar jumlah rentang, semakin sulit untuk mengoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.”


















Sunday, October 26, 2014

Gerak Perubahan

Perubahan di Negara kita ini belum sepenuhnya terwujud. Masih diantara kita tak sadarnya akan kewajiban menciptakan keindahan di lingkungan sekitar. Terciptanya perubahan dimulai dari diri kita sendiri, bukan menuntut atau desakan dari pemerintah untuk membuat perubahan. Malah harus dari diri kita sendiri untuk memulai. Pantaskah kita berubah?  Tuntutan untuk menjadi pelopor perubahan masih sedikit di antara kita. Banyak faktor yang mempengaruhi. Contohnya seperti: orang ingin berbuat baik tapi malah dikomentar. Para pelopor pun pasti bingung. Karena inilah Negeri para komentator, tetapi tak ingin menciptakan perubahan yang signifikan. Sadarilah apa yang kita perbuat & berpikir yang pantas untuk dilakukan. Penulis pun tak luput dari kesalahan yang dialami. Tapi dimohon untuk berbuatlah perubahan yang baik dimulai dari sekarang.

Tuesday, October 14, 2014

Waktu Karetku





Film ini didedikasikan untuk Bangsa Indonesia.

Menceritakan tentang manfaatnya waktu untuk keseimbangan dunia ini.
Mulai dari sudut pandang alam dan lingkungan sekitar, sampai perkotaan yang sangat ramai sekali. Dimana manusia menjalani hidupnya detik demi detik. Tetapi masih banyak diantara kita yang masih lalai akan waktu. Oleh karena itu kita tidak boleh menerapkan citra "Waktu Karetku" kepada bangsa ini.


Organisasi, Manajemen, dan Tata Kerja

Organisasi, Manajemen, dan Tata Kerja
Pengertian organisasi menurut W.J.S Poerwadarminta, (Kamus Umum Bahasa Indonesia) ialah susunan dan aturan dari berbagai bagian sehingga merupakan kesatuan yang teratur.
Pengertian manajemen menurut Ricky W. Griffin ialah sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.
Pengertian tata kerja menurut Muhamad Rayhan Dillah ialah cara dimana yang bertujuan untuk mencapai tingkat efesien dan maksimal dengan cara melaksanakan suatu pekerjaan dengan benar dan berhasil sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Ciri & Unsur Organisasi
Ciri organisasi diantaranya: adanya komponen (atasan dan bawahan), kerja sama, tujuan, sasaran, keterikatan formal dan tata tertib yang harus ditaati, pendelegasian wewenang, dan koordinasi tugas-tugas. Unsur unsur organisasi diantaranya: manusia, kerjasama, tujuan bersama, peralatan, lingkungan, kekayaan alam, konstruksi mental.
Teori Organisasi
Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatar belakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat. Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang   pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. 
Pengalaman Organisasi
Pengalaman saya berorganisasi dimulai dari SMP yaitu mengikuti Karya Ilmiah Remaja SMP 7 Bogor. Posisi saya sebagai anggota. Berselang 1 tahun saya ditunjuk untuk menjadi seksi peralatan. Bertugas sebagai menginspeksi peralatan dalam laboratorium agar tidak ada kesalahan. Lalu saat saya menduduki bangku SMA, saya membuat organisasi yaitu IT Club YPHB. Posisi saya sebagai ketua di organisasi ini. Organisasi ini bertujuan untuk menyalurkan bakat terhadap ilmu komputer dan sebagainya yang mengenai dunia teknologi untuk menorehkan prestasi. Prestasi yang dicatat mulai dari tingkat regional, sampai Jabodetabek.

Nama: Fariz Fahrizal
NPM : 13113262
Kelas : 2KA03
-Teori Organisasi Dasar-

                3. http://bangbiw.com/pengertian-tentang-organisasi-manajemen-dan-tata-kerja/             








Tuesday, October 7, 2014

Kepentingan Sendiri / Bersama?

Banyak diantara kita sudah mulai menyadari kinerja pemerintah. Berisi Pro dan Kontra. Ada yang meyakini bahwa jaman sekarang pemerintah bekerja semakin baik tapi tak sedikit juga banyak yang beranggapan buruk. Tapi itu argumentasi masing masing yang harus dihormati.

Dengan adanya kritikan terhadap kinerja pemerintah, pasti ada suatu instropeksi diri pada kinerja masing masing.

Pengharapan rakyat pastinya pemerintah memberikan manfaat untuk bersama, daripada diri sendiri yang kurang berguna. Kriteria yang di jalankan harus adanya amanah dan juga jujur. Karena 2 aspek tersebut sangatlah penting. 

Jangan hanya mementingkan diri sendiri tetapi lihatlah disekitar kita yang masih butuh pertolongan. Agar Tanah Air ini dapat dibanggakan dan mencapai cita cita bangsa.

Thursday, October 2, 2014

Tangisan Demokrasi Indonesia

Indonesiaku
Maraknya politik yang sedang gencar gencarnya di Indonesia untuk mendapatkan kursi di pemerintahan sudah tidak asing lagi. Tapi bagaimana dengan nasib negara kita yang sudah tidak mau lagi dengan pemilihan langsung atas Pilkada? Bukankah suara rakyat semakin tidak di dengar? Demokrasi sudah tidak diterapkan lagi, rakyat berhak atas pemilihan untuk kepala daerah. Tapi sekarang malah tidak mendengar apa yang rakyat inginkan. Keputusan bersama demi mencapai tujuan sudah tidak ada dalam genggaman rakyat. Semua harus dipikirkan lagi secara jelas. Rakyat perlu ikut serta. Karena itulah upaya kita dalam bela negara. Kita di didik dari dini untuk bela negara. Tetapi sekarang kita ingin membela malah tidak diberi kesempatan untuk memilih. Rakyat tahu yang terbaik untuk memilih. Dengarkanlah suara kami. Jiwa nasionalisme belum pudar. Tingkatkan terus demokrasi demi mencapai tujuan bersama yang di impikan Tanah Air.


Sumber Gambar: http://blog.umy.ac.id/fadhilangda/files/2013/04/10918009-indonesia-flag-painted-on-old-brick-wall.jpg