Wednesday, March 8, 2017

Tugas Etika & Profesionalisme TSI [Pengertian Etika, Profesi, Profesionalisme, Modus Kejahatan Teknologi Informasi]

Nama        : Fariz Fahrizal
NPM         : 13113262
Kelas       : 4KA03
Mata Kuliah : Etika & Profesionalisme TSI
Dosen       : Riza Maryuni
Subjek      : Pengertian Etika, Profesi, Profesionalisme, dan Modus Kejahatan Teknologi Informasi



Pengertian Etika

Etika adalah suatu perilaku manusia atau sifat yang dapat dinilai baik dan buruknya perilaku manusia tersebut. Hal ini pun dapat berfungsi sebagai titik ukur untuk memahami karakteristik manusia. Pada dasarnya sifat manusia itu tidak selalu sama dengan manusia lainnya. Ada beberapa factor yang menyebabkan manusia memiliki beberapa sifat dan karakteristik yang berbeda dari yang lainnya. Salah satunya ialah karena pengaruh budaya, adat istiadat, dan keyakinan yang dianut oleh manusia tersebut (agama). 

Etika pun mengajarkan bagaimana manusia untuk belajar memahami sesuatu untuk berperilaku benar ataupun menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Perlu diketahui bahwa manusia itu mahkluk social yang berarti harus adanya komunikasi antar sesama manusia untuk saling mengerti dan memahami satu sama lain. Agar terjalin lingkungan social yang baik, perlu ditanamkan etika yang baik dan dapat menjauhi yang buruk.

Pengertian Profesi & Profesionalisme

Profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keterampilan manusia yang melakukannya. Profesi ini pun berfungsi sebagai mata pencaharian manusia untuk bertahan hidup demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Diperlukan kesesuaian antara profesi yang diambil dengan keterampilan yang dimiliki seseorang. Karena banyak profesi yang mempunyai tujuan yang berbeda satu sama lain. 

Hal ini pun biasanya dikaitkan dengan manusia beserta organisasi yang mempunyai suatu tujuan. Dan biasanya tujuan tersebut tidak lain ialah mencari keuntungan, agar dapat dibagi keuntungan tersebut dengan beberapa pekerja disuatu organisasi. Karena katannya dengan organisasi maka profesi pun sering dirujukan kepada beberapa aturan yang harus dijalankan agar semua proses pekerjaan berjalan sesuai keinginan. Oleh karena itu diperlukan atau menanamkan diri sifat profesionalisme agar tercapai keselarasan yang baik antara manusia dengan profesinya.

Profesionalisme merupakan suatu sikap ataupun komitmen untuk terus berkembang menjadi orang yang lebih baik dan selalu belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan. Pada hakekatnya manusia ialah mahluk yang tidak sempurna, oleh karena itu diperlukan pembelajaran hidup yang berarti agar berguna di masa depan dalam menjalankan hidup maupun pekerjaannya. Sikap profesionalisme ini dapat diukur sesuai nilai kerja kita. 

Perlu diketahui bahwa orang yang sedang bekerja perlu mengetahui tolak ukur dirnya, apakah menuju kebaikan ataupun keburukan dalam prosesnya. Sehingga profesionalisme pun berperan penting dalam hal ini untuk membangun mental dan perilaku seseorang menjadi orang yang layak dan terbaik.

Modus Ancaman Dalam Teknologi Informasi

Pesatnya kemajuan teknologi yang terus berkembang menghasilkan beberapa manfaat untuk manusia sebagai pengguna teknologi informasi. Tetapi tidak hanya manfaat yang dihasilkan tetapi ada beberapa ancaman yang dapat mengganggu sebuah system dalam teknologi informasi. Ancaman tersebut diciptakan untuk mengambil keuntungan seseorang maupun mengambil kesempatan untuk merugikan seseorang, tetapi adapun kesalahan tersebut timbul karena kesalahan manusia dan juga factor bencana Secara garis besar ancaman tersebut dibagi menjadi 2 ancaman ataupun serangan yakni; ancaman aktif dan ancaman pasif. 

Ancaman aktif ialah suatu kejahatan yang terencana dan memang diniatkan untuk melakukan hal yang dapat merugikan di salah satu pihak. Kejahatan aktif dalam teknologi informasi biasanya dilakukan oleh pelaku dengan memanfaatkan keadaan sekitar untuk memasuki secara illegal terhadap system yang sedang berjalan. 

Banyak beberapa cara yang dilakukan oleh pelaku untuk melakukan kejahatan teknologi informasi, diantaranya ialah: berpura pura sebagai petugas yang berwenang dalam pengelolaan suatu system (Social Engineering), menginfeksi system yang ada dengan virus computer, melakukan sabotase terhadap sumber daya  teknologi informasi, melakukan spionase terhadap target ataupun korban dalam pengambilan informasi yang berharga, menelaah kerja system sehingga mengetahui titik temu kelemahan system tersebut, memanfaatkan orang lain dalam melakukan kejahatan, penyebaran infromasi yang tidak sesuai akan kebenarannya dan pemanfaatan jaringan telekomunikasi maupun jaringan internet untuk memasuki system internal secara tidak sah.


Ancaman pasif ialah suatu ancaman yang dapat menimbulkan terhadap kegagalan system maupun proses yang sedang berjalan dikarenakan factor Human Error ataupun pengaruh bencana dari luar yaitu bencana alam. Perlu dipahami lebih lanjut bahwa sebuah system computer tidak ada yang selalu berjalan sempurna, pasti ada beberapa bug ataupun kegagalan yang menyebabkan system tersebut menjadi tidak sesuai. Adapun kegagalan dari factor pemakai yang menggunakan system tersebut tidak sesuai prosedur sehingga menyebabkan kegagalan. 

Oleh karena itu penting sekali untuk melakukan pengembangan terhadap system yang dikarenakan pertumbuhan yang selalu berkembang. Hal tersebut perlu menjadi acuan agar pembuat system harus selalu mengawasi dan melakukan analisa terhadap system yang ada, agar kegagalan dapat dicegah terlebih dahulu. 

Pengaruh bencana alam pun dapat menghasilkan kegagalan suatu system seperti gempa bumi, kebakaran, banjir, dan bencana alam lainnya. Karena banyak kegagalan yang akan menimpa suatu system maka diperlukan suatu suatu kegiatan untuk menyelamatkan informasi yang ada seperti Backup & Restore. Sehingga diperlukan media penyimpanan lainnya secara terpisah agar kegagalan system dapat dicegah dan dapat dijalankan kembali seperti semula.